Misteri Performa Philippe Coutinho dan Sikap Baik Hati Barcelona Beri Kesempatan Ketiga

Nama Philippe Coutinho masih sangat dinantikan untuk aksi dan performa terbaiknya ketika membela panji Barcelona. Philippe Coutinho sama sekali belum memberikan sebuah jaminan atas performa mengkilap setelah bergabung ke Barcelona dari Liverpool. Tentunya menjadi misteri, apakah pada kesempatan ketiga yang diberikan oleh Barcelona, Philippe Coutinho akan menunjukkan skill terbaiknya seperti apa yang ia tunjukkan ketika mengenakan jersey The Reds.

Berdasarkan data dari laman Transfermarkt , Barca meminang Philippe Coutinho dari Liverpool dengan banderol tinggi, yakni 120 juta pound alias Rp 2,4 triliun. Ia di gadang gadang menjadi pengemban tugas yang ditinggalkan oleh Xavi Hernandez maupun Andreas Iniesta. Wajar jika ekspektasi tinggi disangkutkan kepada pudak Coutinho oleh publik Camp Nou.

Semasa membela Liverpool, mantan pemain Inter Milan tersebut berhasil menunjukkan kelasnya. Tak hanya ulung sebagai pencetak gol, namun juga kreatif dalam merancang sebuah serangan. Coutinho memang beberapa kali berhasil melesakkan gol ketika diberikan kesempatan tampil. Namun torehan tersebut belum seperti yang yang diharapkan oleh barcelona ketika ia tiba di Camp Nou.

Kreatif, variatif dan 'menggigit' menjadi tuntutan yang diberikan kepada Coutinho untuk bisa 'mewarnai' permainan klub LaLiga asal Catalan tersebut. Barcelona pun sempat meminjamkan sang gelandang bersama Bayern Munchen. Bersama The Bavarian, performa eks The Reds ini meningkat. Namun kembali dari masa peminjaman, ekspektasi Coutinho tak terjawab dengan tuntas.

Jengah dengan hal tersebut, manajemen Barcelona sempat ingin menguangkan Philippe Coutinho. Akan tetapi, gelandang serang asal Brasil ini dapat dikatakan sepi peminat. Hasilnya, Barcelona sepertinya akan kembali memberi kesempatan bagi Philippe Coutinho untuk membuktikan diri.

Pada umumnya, kesempatan identik dengan kedua kali. Namun khusus Philippe Coutinho, Barca sampai memberikan kesempatan ketiga kali untuk membuaktikan kualitasnya sebagai gelandang asal Brasil. Musim 2020/2021 adalah kesempatan kedua sang gelandang bareng Barcelona. Namun sayang, lagi lagi ia gagal menunjukkan apa yang ingin dilihat Barcelona maupun pendukungnya.

Cedera lutut yang dialami mantan pemain Inter Milan tersebut membuatnya banyak menghabiskan waktu sebagai penghias bench. Coutinho cuma tampil 12 kali di Liga Spanyol dengan sumbangan tiga gol dan dua assist. Musim ini menjadi kesempatan ketiga, jika sampai gagal, maka namanya kembali masuk dalam daftar jual pada bursa transfer musim panas selanjutnya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2021 Smoothteddy.com - WordPress Theme by WPEnjoy